Ketua panitia, T.Abidzar Alghifari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada media partner, Dewan Pengurus Himpunan (DPH), serta seluruh panitia yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara berlangsung.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk membangun solidaritas, meningkatkan kualitas kepengurusan, serta memperkuat program-program kerja organisasi agar lebih terarah dan maksimal. Secara umum kegiatan berjalan lancar meskipun terdapat beberapa kendala koordinasi dan teknis lapangan, namun seluruh panitia dapat bekerja sama dengan baik sehingga kendala tersebut dapat diatasi bersama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda formal organisasi, tetapi menjadi awal lahirnya kepengurusan yang lebih solid, aktif, dan bertanggung jawab. Dalam sambutannya, ia turut mengutip pernyataan Najwa Shihab mengenai pentingnya keberanian anak muda untuk berpikir, bergerak, dan membawa perubahan.
Sementara itu, Ketua HMP KPI periode 2026–2027, M.Rozan Afuw Ardana dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar upgrading dan rapat kerja merupakan proses awal pembelajaran bagi seluruh pengurus baru di Kabinet Resonansi. Ia menegaskan bahwa setiap pencapaian harus melalui proses dan kegiatan tersebut menjadi langkah pertama dalam merancang program kerja organisasi ke depan.
Ia juga menjelaskan makna dari nama “Kabinet Resonansi” yang dipilih sebagai identitas kepengurusan tahun ini. Menurutnya, resonansi menggambarkan suara yang tidak hanya terdengar, tetapi juga mampu memberikan dampak luas, menggugah, dan terus bergema.
“Kabinet Resonansi diharapkan menjadi wadah mahasiswa KPI yang mampu menyampaikan ide dan karya hingga memberikan pengaruh nyata di lingkungan kampus maupun masyarakat,” katanya.
Ketua Program Studi KPI, Dr. Syahril Furqani, M.Ikom., turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa HMP KPI terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun melalui berbagai program dan inovasi organisasi.
Ia menilai HMP KPI telah memiliki pola kegiatan yang konsisten, mulai dari upgrading, communication camp, communication care, communication cup, hingga program sinema yang pernah menghadirkan influencer dakwah nasional. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengelola program secara mandiri dan kreatif.
“HMP KPI selalu menghadirkan hal-hal baru yang positif. Yang paling penting adalah bagaimana teman-teman belajar merencanakan program, membuat proposal, hingga merealisasikan kegiatan dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap memprioritaskan perkuliahan, menjaga sopan santun terhadap dosen maupun sesama mahasiswa, serta terus mengembangkan kemampuan dan soft skill melalui organisasi.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Sabirin, S.Ag., M.Si.. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan HMP KPI yang dinilai menjadi salah satu organisasi mahasiswa paling aktif dan progresif di lingkungan fakultas.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa KPI harus mampu menjadi representasi komunikasi yang baik, menjunjung etika, serta mampu menyampaikan gagasan secara santun dan berdampak. Menurutnya, mahasiswa komunikasi tidak hanya dituntut menguasai teknologi dan media digital, tetapi juga harus memiliki kemampuan berbicara di ruang publik.
“Komunikasi Penyiaran Islam harus mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, etis, dan membawa nilai-nilai keislaman dalam setiap gerakannya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi organisasi, menghindari senioritas yang menekan mahasiswa baru, serta mendorong seluruh mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan diri baik dalam organisasi maupun akademik. Karena organisasi mahasiswa tanpa regenerasi itu akhirnya cuma jadi grup WhatsApp penuh stiker dan pesan “tolong bantu hadir ya teman-teman”. Peradaban runtuh pelan-pelan lewat notifikasi.
Kegiatan Seminar Upgrading dan Rapat Kerja HMP KPI berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh jajaran dosen, pengurus organisasi, alumni, serta mahasiswa KPI dari berbagai angkatan. Acara ditutup dengan pembukaan resmi kegiatan oleh Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai tanda dimulainya rangkaian program kerja Kabinet Resonansi periode 2026–2027.
[Syaqira Asyabirra]
