Banda Aceh — Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala kembali menunjukkan semangat kompetitif dan dedikasi akademik melalui keikutsertaan Tim Rimueng Nanggroe dalam ajang Delegation Competition U-MINE FEST 2026 yang diselenggarakan di Universitas Islam Bandung pada 18–24 Mei 2026.
Ajang tingkat nasional tersebut menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa pertambangan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui rangkaian perlombaan, seminar nasional, hingga pameran teknologi pertambangan.
Tim delegasi Teknik Pertambangan USK yang mengusung nama Rimueng Nanggroe terdiri atas tujuh mahasiswa aktif, yakni Fazlin Adela selaku manajer tim, T. Syafama Adha, M. Ikhsan Juwanvikho, Rahmad Zulfikar, Ohi Dermawan T., Muhammad Rayyan, dan Qinan Habil Syahreza. Kehadiran mereka menjadi representasi semangat mahasiswa pertambangan Aceh dalam membawa nama baik USK di tingkat nasional.
U-MINE FEST 2026 menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan akademik, teknis, serta kolaborasi mahasiswa pertambangan. Salah satu agenda utamanya adalah Mining Games, kompetisi akademik yang menguji kemampuan analisis dan perancangan di bidang pertambangan dengan menitikberatkan pada inovasi, keberlanjutan, dan keselamatan kerja.
Dalam kompetisi tersebut terdapat 12 cabang perlombaan, yaitu Mine Surveying, Mine Supporting, Mining Academic Challenge, Mapping Competition, Mining Evacuation Rescue, Bench Blast, Underground Mine Ventilation, Tie In, Panning and Grain Counting, Rock Mineral Identification, Rock Drilling, serta Orienteering.
Berbagai cabang lomba tersebut menuntut peserta untuk menguasai teori sekaligus keterampilan praktik yang relevan dengan perkembangan industri pertambangan modern.
Selain kompetisi, U-MINE FEST 2026 juga menghadirkan Seminar Nasional yang menjadi forum ilmiah bagi akademisi, praktisi industri, pemerintah, dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai perkembangan, tantangan, serta inovasi terbaru di sektor pertambangan Indonesia.
Kegiatan lainnya adalah Mining Expo, pameran yang menampilkan teknologi, inovasi, produk, dan layanan dari industri pertambangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengenal perkembangan teknologi pertambangan sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pihak industri dan akademisi.
Dosen pembimbing delegasi, Febi Mutia, mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional merupakan bagian penting dari proses pembelajaran di luar kelas. Menurutnya, pengalaman kompetisi mampu membentuk karakter, meningkatkan kemampuan problem solving, serta melatih komunikasi dan kerja sama tim mahasiswa.
“Keikutsertaan Tim Rimueng Nanggroe pada U-MINE FEST 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa Teknik Pertambangan USK memiliki semangat belajar dan daya saing yang tinggi. Kami berharap mereka tidak hanya memperoleh pengalaman kompetitif, tetapi juga mampu membangun jejaring akademik dan profesional yang bermanfaat di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kompetisi seperti ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam tantangan nyata di bidang pertambangan.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Pertambangan USK, Haqul Baramsyah, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi yang mewakili USK.
“Kami sangat bangga atas semangat dan keberanian mahasiswa Teknik Pertambangan USK dalam mengikuti kompetisi nasional ini. Semoga Tim Rimueng Nanggroe dapat memberikan performa terbaik, membawa nama baik program studi dan universitas, serta menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan berprestasi,” katanya.
Partisipasi Tim Rimueng Nanggroe dalam U-MINE FEST 2026 menjadi cerminan komitmen mahasiswa Teknik Pertambangan USK dalam mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan teknis, serta jejaring profesional di tingkat nasional. Keikutsertaan ini sekaligus mempertegas peran mahasiswa sebagai generasi muda pertambangan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri pertambangan masa depan.
[Ari Maulana]
