Iklan

Iklan

Anak Muda Butuh Masa Depan, Bukan Sekadar Makan Gratis

5/19/26, 06:33 WIB Last Updated 2026-05-18T23:33:37Z


Media sosial saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Hampir semua orang menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook untuk mencari hiburan, informasi, bahkan popularitas. Namun semakin berkembangnya media sosial, semakin banyak pula orang yang rela melakukan apa saja demi mendapatkan perhatian dan viral di internet.


Saat ini konten tidak lagi hanya dibuat untuk hiburan atau berbagi informasi. Banyak orang mulai melakukan hal-hal yang berlebihan demi mendapatkan jumlah penonton, komentar, dan pengikut yang banyak. Bahkan ada yang rela mengubah cara berbicara, penampilan, hingga perilaku hanya agar dianggap menarik di media sosial.


Fenomena ini sering terlihat di berbagai platform. Ada orang yang sengaja membuat sensasi, bertindak tidak seperti dirinya sendiri, atau mengikuti tren tertentu hanya demi konten. Tidak sedikit pula yang melakukan hal-hal yang sebenarnya menuai kontroversi agar lebih cepat viral. Akibatnya, media sosial perlahan membuat sebagian orang lebih mementingkan popularitas daripada menjadi diri sendiri.


Selain itu, banyak pengguna media sosial yang akhirnya merasa harus selalu tampil sempurna di depan kamera. Kehidupan yang ditampilkan di internet sering kali berbeda dengan kenyataan. Banyak orang terlihat bahagia dan percaya diri di media sosial, padahal sebenarnya hanya sedang membangun citra demi mendapatkan perhatian publik.


Fenomena ini juga memberikan pengaruh besar kepada anak muda. Banyak remaja mulai berpikir bahwa viral adalah ukuran kesuksesan. Akibatnya, mereka mudah mengikuti tren tanpa memikirkan dampak atau nilai dari konten yang dibuat. Padahal tidak semua hal harus dijadikan hiburan di media sosial.


Media sosial sebenarnya bukan sesuatu yang buruk. Platform tersebut dapat menjadi tempat belajar, berkarya, dan menyampaikan kreativitas. Namun jika digunakan tanpa batas, media sosial bisa membuat seseorang kehilangan jati dirinya sendiri hanya demi pengakuan dari orang lain.


Pada akhirnya, popularitas di internet tidak selalu mencerminkan kualitas seseorang di dunia nyata. Menjadi diri sendiri jauh lebih penting daripada harus berubah hanya demi mendapatkan perhatian sesaat di media sosial. [Muntazah]

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Anak Muda Butuh Masa Depan, Bukan Sekadar Makan Gratis

Terkini

Topik Populer

Iklan