INH

Iklan

Iklan

Tawa Riang dari Bocah Danau Lut Tawar

11/20/20, 22:25 WIB Last Updated 2020-11-21T03:42:32Z
FOTO: Sri Wahyuni Amiga
WASATHA.COM -  Hari Anak Sedunia pertama kali ditetapkan oleh PBB pada 1954, berdasarkan resolusi PBB Nomor 836 (XI) tertanggal 14 Desember 1954. Hari Anak Sedunia ditetapkan usai tampak penderitaan anak-anak di Eropa usai Perang Dunia II. 

PBB pun turun tangan untuk menyediakan makanan dan pakaian serta perawatan kesehatan bagi anak-anak. 

Hari Anak Sedunia diperingati untuk mempromosikan cita-cita dan tujuan Piagam PBB serta kesejahteraan anak-anak dunia. 

Sejak saat itu, PBB menyarankan kepada pemerintah seluruh negara agar merayakan Hari Anak Sedunia pada tanggal 20 November dan dengan cara yang tepat.

Hak-hak anak di dunia seharusnya menjadi perhatian terpenting  bagi siapapun. 

Dewasa ini, banyaknya hak anak tidak tepenuhi  dan membuat anak-anak dibelahan bumi manapun dipaksa terlebih dulu untuk “dewasa” sebelum waktunya.

Lalu apa saja faktor pemicu anak dipaksa dewasa?. 

Hal-hal seperti hilangnya waktu bermain, hak untuk mendapat perlindungan, hak untuk mendapat pendidikan, hak terpenuhi gizi yang baik, hak untuk akses kesehatan, hak untuk mendapatkan identitas bahkan hingga hak untuk mendapatkan status kebangsaan. 

Di Lut Tawar, Takengon Aceh. Tawa riang anak-anak masih lantang terdengar, mereka menikmati masa kecil dengan bermain penuh kegembiraan, menikmati keindahan sembari belajar menjaga alam.

Saat penulis memotret, Bocah bocah itu melambaikan tangan dari kejauhan, tidak ada beban dan kegelisahan.

Bagaimana kabar anak anak dipenjuru lain? Akan kah anak-anak diseleuruh dunia merasakan masa kecil dengan sepantasnya, bisa saja dibelahan dunia lain, kebahagiaan masa kecil diambil secepat mungkin.

Bagaimana dengan kita? apa sudah termasuk sebagai orang-orang yang peduli dengan masa tumbuh anak?.

Sejatinya, anak butuh perhatian dan kasih sayang. Bisa mulai dari kita sebagai salah satu  bagian yang dapat memenuhi hak-hak mereka. [Sri Wahyuni Amiga, Mahasiswi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam FDK UIN Ar-Raniy Banda Aceh]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tawa Riang dari Bocah Danau Lut Tawar

Terkini

Topik Populer

Iklan