INH

Iklan

Iklan

Bagaimana Mendapatkan Ide Tulisan?

10/21/20, 11:37 WIB Last Updated 2020-10-21T04:41:46Z


PENULIS
pemula sering kesulitan mendapatkan ide apa yang menarik untuk dijadikan tulisan artikel, begitu juga dengan para peneliti muda dalam mencari ide penelitian untuk karya ilmiah. 


Kendala ini sering menghentikan proses kreatif mahasiswa untuk memulai menulis yang juga berakibat kepada tertundanya kelulusan mereka karena tidak dapat menyelesaikan tugas akhir, skripsi.


Pada tulisan terdahulu, sudah dijelaskan apa itu karya ilmiah dan jenis-jenisnya. Tahapan berikutnya adalah bagaimana kita menemukan ide tulisan untuk kita tulis. Benarkah menemukan ide penelitian itu susah? Tentu tidak serumit yang kita rumitkan jika mau mengikuti beberapa tips yang sudah sering dilakukan para penulis karya ilmiah.  


Berikut ini beberapa tips menemukan ide yang dapat dipraktikan;


Sering ke Perpustakaan, pustaka merupakan sumber inspirasi yang sangat baik. Di pustaka kita dapat membaca buku, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan. Lebih dianjurkan membaca jurnali ilmiah karena biasa di model tulisan ini kita akan menemukan ide lain atau ide lanjutan dari yang ditulis peneliti sebelumnya.


Berselancar di internet, gunakan internet untuk berselancar menemukan informasi-informasi terbaru. Menjelajah internet (internet browsing) merupakan salah satu cara efekif untuk menemukan ide.


Membaca Buku, seorang penulis tidak dapat sukses menghasilkan sebuah tulisan jika ia malas membaca buku. Demikian juga dengan penulisan karya ilmiah. Buku adalah gudang ilmu. Pernyataan-pernyataan tersebut tentunya sudah menjelaskan betapa buku begitu kaya akan ilmu dan informasi. Oleh karena itu, untuk menemukan ide, buku menjadi solusi yang tepat. 


Konsultasi dengan Dosen, sering berdiskusi bertukar wawasan dengan dosen dan pembimbing untuk menemukan ide-ide terbaru untuk menulis karya ilmiah. Perbanyak kawan diskusi bertukar pikiran agar menambah wawasan.


Perhatikan Keadaan Sekitar Kita, lingkungan tempat kita menetap merupakan gudag ide yang sangat luas. Terdapat banyak peristiwa terjadi di sekitar kita yang dapat dijadikan inspirasi bagi lahirnya ide-ide bagi penulisan karya ilmiah. Misal, maraknya ibu-ibu main Tik Tok dapat menjadi ide awal mengapa mereka melakukan itu, motivasi apa atau pengaruh Tik Tok terhadap kehidupan ibu-ibu di suatu kompleks, misal.


Kita juga dapat menemukan ide dari pola belajar daring saat ini, misal efektif atau tidak. Atau kita dapat mencermati persoalan-persoalan yang muncul saat kuliah daring. Seperti, kebutuhan kuota internet, pola komunikasi dosen dalam belajar daring dan yang lainnya. 


Berpikir Kreatif dalam Menghadapi Masalah, kreatif itu penting dalam berpikir. Sebab dengan pola pikir yang sama seperti kebanyakan orang, kemungkinan untuk menemukan sesuatu yang baru dan beda adalah kecil. Padahal untuk menemukan ide sebuah karya ilmiah dibutuhkan ide yang segar, yang bisa menjadikan karya ilmiah berbeda dari karya ilmiah pada umumnya. 


Tanamkan Pola Pikir yang Tepat, Ide adalah buah pikiran pendapat setiap manusia, oleh karenanya tidak ada ide yang benar atau salah. Pola pikir bahwa tidak ada ide yang salah harus ditanamkan terlebih dahulu. Sehingga setiap individu akan berani untuk mengungkapkan segala ide yang muncul tanpa harus takut bahwa idenya salah. 


Teguhkan Niat dan Bulatkan Tekad, diperlukan niat yang teguh dan tekad yang bulat agar penelitian karya ilmiah tidak berhenti di tengah jalan. Niat itu kunci, jadi niat yang benar akan melahirkan karya yang benar juga.


Berpikir luar biasa, berpikir secara luar biasa atau out of the box berarti berpikir di luar pikiran masyarakat secara umum. Temukan sesuatu yang baru dari setiap fenomena yang terjadi di sekitar, tanggapi dengan cara yang tidak biasa. 


Rasa Ingin Tahu, Jika cara-cara yang telah disebutkan di atas sudah dilakukan namun ide belum juga muncul, ada baiknya mulai menggali ide dari bidang yang sangat digemari. 


Tentukan Metode Penelitian, ketika telah mendapat ide, hendaknya penulis menentukan terlebih dahulu metode yang akan digunakan dalam menyusun karya ilmiahnya. Apakah menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif. Metode kuantitatif adalah metode yang mengacu pada kuantitas data penelitian, sedangkan metode kualitatif adalah metode yang mengacu pada kualitas data penelitian. 


Tips di atas tentu sebagian dari banyak mode menemukan ide-ide baru dalam upaya menulis karya ilmiah atau penelitian ilmiah lainnya.


Bagaimana langkah selanjutnya setelah kita punya ide atau topik untuk kita teliti? Tulisan berikutnya akan menguraikan hal tersebut. Insya Allah! [arif ramdan]


BACA JUGA:

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bagaimana Mendapatkan Ide Tulisan?

Terkini

Topik Populer

Iklan