Hikmah Ramadhan 2020 Di Tengah Covid-19

Share:


Sumber: m.detik.com

RAMADHAN merupakan bulan penuh kebahagiaan dan kenikmatan bagi umat Muslim di seluruh penjuru dunia dengan berpuasa 1 bulan penuh dan tentunya juga ditambah dengan melakukan ibadah-ibadah lainnya dimana semua kebaikan dilipat gandakan. Dalam sebuah Hadist Rasulullah mengatakan:

"Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

Banyak keberkahan dalam bulan Ramadhan, semua berlomba-lomba menuju kebaikan dengan cara lebih mendekatkan diri kepada Allah, saling berbagi (sedekah), silaturahmi semakin kuat dan lain sebagainya hingga mencapai hari kemenangan Idul Fitri nanti.

Namun, ada yang berbeda pada Ramadhan tahun 2020 ini yang dapat dilihat dari suasananya, semua seakan berubah drastis dari biasanya. Semua serba dilakukan di rumah saja, mengingat tahun ini wabah Corona atau Covid-19 sedang mewabah di dunia.

Saat ini wabah Covid-19 menjadi topik utama yang dibincangkan di dunia. Semua mencari cara untuk menghentikan penyebaran virus yang mematikan ini terlebih saat ini sedang Ramadhan.
Sebelum Ramadhan datang harapan dan do’a banyak tampil di media sosial dalam bentuk qoutes "semoga corona selesai karena Ramadhan akan segera tiba." Namun pada kenyataannya corona tidak usai, seakan-akan semua bertambah parah, terkhusus Indonesia saja hampir menembus angka 15.000 jiwa positif Covid-19 dan kita sudah menjalaninya hampir 15 hari Ramadhan.

Semua permasalahan tentu akan terlihat dan terasa negatif apabila kita sebagai manusia tidak mencoba meniti lebih detail hikmah yang ada di dalam setiap masalah yang ada.

Katakan saja seperti wabah Corona di tengah Ramadhan, semua berubah dari kondisi Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Namun tanpa disadari banyak hikmah-hikmah dalam kondisi saat ini beberapa di antaranya yaitu:

Banyak Imam Shalat Tarawih
Dengan adanya Corona semua aktivitas dilakukan di rumah saja, termasuk ibadah shalat tarawih. Di mana biasanya, umat muslim melakukannya di masjid ataupun mushalla terdekat dari tempatnya berada. Namun keadaan seperti ini, shalat tarawih harus dilakukan di rumah saja dan semua kepala keluarga atau pun lelaki baligh kebanyakannya menjadi imam shalat tarawih di rumah masing-masing. Bayangkan saja, biasanya yang menjadi imam shalat tarawih hanya Imam di Mesjid namun kini semuanya menjadi imam tarawih di rumah masing-masing.

Lebih banyak waktu untuk beribadah
Meski aktivitas tetap dilakukan via online, justru ini peluang besar untuk kita lebih khusyuk beribadah dalam bulan Ramadhan, di mana waktu kosong kita lebih banyak dari biasanya sebelum Covid-19 ada. Meski di balik wabah ini banyak kegiatan yang harus dibatalkan ataupun ditunda, namun saat sekaranglah peluang besar yang tanpa kita sadari untuk mendekatkan diri kepada Allah. [Oleh Rouzatul Jannah: Mahasiswa UIN Ar-Raniry]



No comments