Ikuti Imbauan Pemerintah Tapi Barang Mahal, Aktivis UIN: Rakyat Kecil Menjerit Pak!

Share:
Rizki Ardial, Aktivis sekaligus Demisioner Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh. (foto:Ist)

“Pedagang kecil itu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja sulit, apalagi sekarang sumber penghasilan mereka ditutup dan diminta agar berdiam saja di rumah. Sementara jika mereka dipaksa berjualan, itu akan membahayakan kesehatan, termasuk anak dan istrinya di rumah,”

WASATHA.COM, BANDA ACEH – Aktivis mahasiswa sekaligus demisoner Presiden mahasiswa UIN Ar-Raniry, Rizki Ardial mengatakan bahwa masyarakat dibuat bingung untuk memahami dan mengikuti imbauan Pemerintah dalam pencegahan penyebaran wabah virus Corona (Covid 19) yang semakin merebak.

Naiknya sejumlah harga barang kebutuhan pokok seperti gula pasir dan lain-lain, menurutnya membuat masyarakat agak berat dari sisi ekonomi.

“Hari ini pemerintah meminta agar masyarakat serius mengikuti imbauan pemerintah. Sebenarnya bukan masyarakat yang keras kepala, tapi mereka bingung bagaimana menjalankan imbauan itu,” katanya, Kamis (26/3).

Menurutnya hal itu dikarenakan warga dengan profesi pedagang kecil kebingungan mendapatkan sumber penghasilan akibat harus menghindari kerumunan hingga harus berdiam diri di rumah.

“Ditambah lagi masyarakat sudah diimbau oleh pemerintah untuk melakukan pencegahan dengan memakai masker, cairan antiseptic juga hand sanitizer. Akan tetapi barang-barang itu justru langka, harganya mahal hingga melambung tinggi. Rakyat kecil menjerit pak!,” sebutnya.

Menurut Rizki, mahalnya barang-barang kebutuhan tersebut tidak mampu dijangkau oleh masyarakat kecil, ditambah lagi pemerintah menutup tempat-tempat keramaian yang menjadi sumber penghasilan mereka.

“Pedagang kecil itu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja sulit, apalagi sekarang sumber penghasilan mereka ditutup dan diminta agar berdiam saja di rumah. Sementara jika mereka dipaksa berjualan, itu akan membahayakan kesehatan, termasuk anak dan istrinya di rumah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, berbeda halnya dengan pegawai pemerintah yang setiap bulan menerima gaji dan tidak terlalu terbebani dengan naiknya harga barang.

“Oleh karena itu kita meminta pemerintah agar hal seperti ini tidak luput untuk diperhatikan dengan serius,” harapnya.

Mantan Presiden mahasiswa UIN Ar-Raniry ini juga memahami bahwa imbauan dari pemerintah terkait pencegahan dan penyebaran wabah corona sangat penting. Tetapi harus ada solusi juga untuk masyarakat dan pedagang kecil yang pendapatan ekonominya terhambat akibat kebijakan itu.

“Harapannya pemerintah harus betul-betul serius dalam memperhatikan segala aspek masyarakat dalam penangganan Covid-19 ini. Jangan sampai upaya menyelesaikan masalah justru menimbulkan masalah baru,” pungkas Rizki Ardial.[]

No comments