Ibnu Firnas Penerbang Pertama Sebelum Wright Bersaudara

Share:
Ilustrasi | google.com

ABU AL QASIM Abbas ibn Firnas ibn Wirdas al-Takurini atau lebih dikenal dengan Abbas ibn Firnas adalah ilmuan penemu serba bisa yang menguasai berbagai ilmu. Beliau lahir di Izn-Rand Onda, Andalusia pada tahun 810 M dan menjalani masa kehidupannya di Cordoba. Pria yang suka bermain musik dan puisi ini hidup pada saat pemerintahan Khalifah Umayyah di Spanyol (dulu bernama Andalusia). Masa kehidupan Ibnu Firnas berbarengan dengan masa kehidupan musikus Irak, Ziryab.

Beliau merupakan seorang ilmuan muslim spanyol yang sangat antusias dalam melakukan berbagai hal dalam penelitian. Abbas Ibnu Firnas, telah menemukan, membangun, dan menguji konsep pesawat terbang. Konsep pesawat terbang Ibnu Firnas inilah yang kemudian dipelajari Roger Bacon lepas 500 tahun setelah Ibn Firnas meletakkan teori-teori dasar pesawat terbang. Pada tahun 875, Ibnu Firnas membuat sebuah model pesawat terbang dengan meletakkan bulu pada sebuah bingkai kayu. Inilah catatan dokumentasi pertama yang sangat kuno tentang pesawat terbang layang.
Abbas Ibnu Firnas ialah orang pertama di dunia yang pernah melakukan uji coba penerbangan terkendali. Dengan menggunakan semacam alat kendali terbang yang dipasang pada dua set sayap, Ibnu Firnas bisa mengontrol serta mengatur ketinggian terbangnya. Selain itu, perangkat terbang itu juga bisa mengubah arah terbangnya, yang dibuktikan dengan keberhasilannya untuk kembali ke arah di mana ia melakukan peluncuran. Meski begitu, dia harus mengalami luka-luka saat mendarat.
                                                                                                                                     
Sejarah mencatat, pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudian pesawat tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Danpada tanggal 12 Juni 1979, Bryan L. Allen berhasil menerbangkan pesawat bertenaga manusia yang disebut Albatross Gossamer melintasi Selat Inggris. Penerbangan itu berlangsung 2 jam dan 49 menit pada ketinggian rata-rata 1.5 meter.

Namun tahukah anda? Lebih dari 1100 tahun sebelumnya, Abbas ibn Firnas telah berhasil meluncurkan mesin terbang di atas perbukitan Cordoba-Andalusia, dan diakui sebagai orang pertama yang sukses melakukan penerbangan.

Ilmuwan penemu serba bisa ini meninggal tahun 887 M/274, tepatnya sekitar 12 tahun setelah ia melakukan uji coba terbang keduanya. Cedera yang dialaminya saat melakukan uji coba penerbangan itu membuat kondisi kesehatannya semakin memburuk. Abbas ibn Firnas ditempatkan sebagai salah satu tokoh besar dan manusia pertama dalam sejarah yang melakukan uji coba dalam bidang penerbanganoleh Sejarawan Barat yang bernama Philip K Hitti yang merupakan penulis buku History of The Arabs.(Muhammad Rizki/Eva)

Sumber: Buku 99 Ilmuan Muslim Perintis Sains Modern