Ads Header

Breaking News

Do'a Nabi Yusuf Penangkal Rasa Rindu




Foto :Wasatha.com/ Eva

Siapa yang tak kenal Nabi Yusuf as. Nabi Yusuf tak hanya dikenal memiliki ketampanan, ternyata juga memiliki keistimewaan dalam doanya. Di kalangan masyarakat, doa Nabi Yusuf disebut dengan berbagai macam sebutan dan menjadi turun-temurun. Mulai dari doa untuk melepas rasa rindu,  untuk pengasih sayang,  untuk pemikat wanita dan untuk mencari jodoh. Namun ada pula yang menyebut doa Nabi Yusuf untuk mempererat hubungan suami-istri.

Doa Nabi Yusuf tercantum dalam Al-Quran surah Yusuf : 4 dan Qs Thahaa : 39. Doa inilah yang pernah diucapkan oleh Nabi Yusuf ketika merindukan Zulaikha.

“(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (Qs Yusuf :4)

“Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasanku” (Qs, Thaahaa : 39)”

Doa tersebut juga bisa diucapkan oleh seseorang yang tengah merantau dan dilanda rasa rindu kepada orangtuanya yang jauh. Maka hendaklah berdoa dengan ikhlas dan baik, sebab doa ini diturunkan kepada Nabi Yusuf sebagai hamba dan pilihan Allah serta digunakan untuk seseorang yang benar-benar dikasihi dan dicintai 

cara untuk mengamalkan doa Nabi Yusuf tersebut yaitu dengan membacakannya setiap kali ingin bertemu dengan orang yang dikasihi serta mengamalkannya dan melakukannya dengan ikhlas. 

Bisa juga dibacakan setelah selesai melaksanakan shalat sunnah dan shalat wajib. Dengan lantunan yang lembut dan dalam perasaan yang tenang, maka yakinlah Allah akan mendengar doa tersebut.

Dengan demikian, maka segala urusan bahkan urusan hati kita serahkan segalanya kepada Allah. Dengan terlebuh dulu mengambil hati Allah, apabila Allah telah ridho maka segalanya akan mungkin bagi Allah. 

 Apabila seorang pria tengah dilanda kasih sayang dengan seorang perempuan,maka bacakanlah doa ini sebagai pemikat hati dan memohon hanya kepada Allah. Allah telah menggariskan segalanya di Lauh Mahfudz. Jika ia sudah ditakdirkan sebagai pasangan, maka dengan kehendak Allah semua akan terjadi.

Sebagaimana janji Allah dan Al-quran surah An-Nur ayat 26, bahwa Allah menciptakan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula.

"Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik untuk wanita-wanita yang tidak baik. Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik". (QS An-Nur:26). [Eva]

Sumber : Mirajnews.com