Mahasiswa UIN Ar-Raniry Surati Rektor, Apa Saja yang Mereka Desak?

Share:

Laporan : Rusli

WASATHA.COM, Banda Aceh - SEMA dan DEMA UIN Ar-Raniry mewakili seluruh Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry menyuarakan Aspirasi melalui Surat Advokasi kepada Rektor (3/4/2020).

Surat Advokasi ini sekaligus merespon atas surat Edaran Rektor UIN Ar-Raniry Nomor: 4432/Un.08/R/SE/03/2020 lalu tentang mekanisme pemberlakuan bekerja dari rumah (Work From Home) bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta kuliah secara Online/Daring dalam Lingkup UIN Ar-Raniry sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Di dalam surat Advokasi ini Sema dan Dema UIN Ar-Raniry meminta kepada Rektor untuk mempertimbangkan beberapa hal terkait aspirasi Mahasiswa, diantaranya agar Rektor dapat memberikan Subsidi Paket Kuota /akses bebas bagi mahasiswa demi terlaksananya kuliah online/daring dengan lancar.

Kemudian meminta rektor untuk mengevaluasi dan mengeluarkan SOP kuliah Online, dikarenakan Senat Mahasiswa melalui kuisioner yang di sebar dikalangan Mahasiswa , kami mendapat keluhan dengan proses kuliah online antara lain tugas yang menumpuk di setiap mata kuliah untuk mahasiswa.

Selanjutnya kepada Rektor UIN Ar-Raniry agar dapat memberikan kejelasan kuliah pengabdian masyarakat (KPM) dengan situasi dan kondisi mewabahnya Covid-19.

Serta memohon agar pimpinan mensiasati terkait KPM bagi mahasiswa akhir semester menganti dengan tugas lainnya, serta memberikan bantuan logistik dan kesehatan bagi Mahasiswa yang masih berada di Banda Aceh/Aceh Besar.

Selain itu, di tengah mewabahnya Covid-19 yang berdampak kepada semua sektor terutama ekonomi masyarakat serta tidak optimalnya pengunaan fasilitas kampus kami memohon kepada bapak Rektor untuk mempertimbangkan SUBSIDI/meringankan SPP Semester Ganjil kepada seluruh Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

No comments