INH

Iklan

Iklan

Perjalanan Novel Coronavirus (Covid-19)

3/28/20, 23:40 WIB Last Updated 2020-03-28T16:50:36Z
WASATHA. COM|BANDA ACEH Virus corona atau Covid-19 merupakan jenis virus baru yang tengah menyerang masyarakat dunia saat ini,  dan dalam istilah kedokteran disebut sebagai 2019 . Coronavirus (2019-nCoV). dikutip dari center for disease control and Prevension,  virus corona merupakan sebuah jenis virus yang diidentivikasi sebagai penyebab pentakit pada saluran pernapasan. dan pertama kali terdektesi muncul di kota Wuhan, Tiongkok

Virus ini pertama kali muncul dipasar hewan dan makanan laut di kota Wuhan.  di laporkan banyak pasien yang menderita virus ini yang ternyata berkaitan dengan pasar hewan dan makan laut tersebut.  orang pertama yang jatuh sakit akibat virus ini juga diketahui merupakan para pedagang pasar itu. (dikutip dari IDN Times)

Di kutip dari kemeskes. go. id, pada tangal 21 januari 2020 sudah  ada 218 warga tiongkok yang tertular virus corona dan 4 orang meniggal.  jumlah korban terus bertambah hingga pada tanggal 23 Januari 2020, pemerintah Tiongkok memutuskan untuk menutup kota wuhan yang menjadi pusat munculnya virus Corona. keputusan ini di ambil setelah korban tewas mencapai 17 jiwa dan kurang lebih 600 orang terinfeksi.

Pada 30 Januari 2020, virus corona telah menyebar ke 18 Negara,  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jumlah penyebaran ini telah meningkat pada tanggal 30 Januari 2020, sebelumnya hanya 15 Negara yang melaporkan kasus virus ini.  setelah 2 bulan virus ini mewabah, akhirnya pada tanggal 30 Januari 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan darurat global terhadap virus Corona. kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan "situasi darurat bukan karena penyebaran virusnya di Tiongkok,  melainkan karena sudah menyebar luas ke banyak Negara".

Dikutip dari Liputan6.com pada tanggal 13 maret 2020 sudah ada 116 Negara dan wilayah yang terjangkit virus Corona. pada tanggal 24 Maret 2020, tercatat sudah 100.982 orang dinyatakan sembuh. selain itu, tercatat jumlah korban meniggal Dunia sudah mencapai 16.505 orang. pada informasi terbaru ini,  angka jumlah pasien terinfeksi semakin banyak yang tembus angka 378.601 kasus di seluruh Dunia.

Laporan data dari Jhon Hopkins University, selasa (24/3/2020) ini juga menyebut virus Corona telah menyebar ke 158 Negara di Bumi. saat ini diseluruh Dunia, setiap jamnya bahkan setiap menit,  setiap orang berusaha menyelamatkan hidup mereka.  tidak tekecuali para petugas medis dan petugas yang bejuang di garda depan melawan pademi untuk ribuan orang yang terinfeksi. selain mempunyai tugas untuk menyelamatkan orang lain mereka juga harus memikirkan keselamatan diri mereka sendiri. perlengkapan dan kebutuhan dalam menangani virus ini juga menciptakan situasi yang tidak stabil bagi banyak orang.

Satu per satu, Negara-Negara mulai menutup perbatasan, dan memerintahkan penduduk untuk berlindung di Rumah masing-masing, dan juga menghentikan dan mengurangi aktivitas di Luar rumah termasuk juga meliburkan sekolah dan kantor-kantor.

AKSI DUNIA LAWAN CORONA.
Dikutip dari Kompas. com -  Pejabat kesehatan as mengatakan siap menguji vaksin Covid-19 kepada manusia untuk pertama kalinya. ini memberi harapan baru untuk memerangi pademi global Virus Corona. meski uji coba manusia dilakukan, para ahli mengatakan masih membutuhkan waktu 12-18 bulan hingga vaksin dinyatakan aman dan tersedia di pasaran.

Pasalnya, sebelum vaksin itu dipasarkan, para ahli masih harus melakukan banyak uji klinis untuk membuktikan bahwa vaksin tersebut benar-benar aman untuk manusia. melansir dari AFP, senin (16/3/2020), Vaksin yang disebut MRNA-1273 itu dikembangkan oleh para ilmuwan dan Koloborator National Institutes Of Health (NIH) AS diperusahaan bioteknologi Modern yang berbasis di Cambridge, Massachusetts.

Farmasi dan laboratorium diseluruh Dunia berlomba mengembangkan vaksin untuk Covid-19. pengobatan antivirus yang disebut remdesivir, yang dibuat oleh Gilead Sciences yang berbasis di AS, sudah dalam tahap akhir uji klinis di Asia. Dokter di China pun telah melaporkan bahwa obat itu terbukti efektif dalam memerangi penyakit ini.

Namun, hanya uji coba secara acak yang memungkinkan para ilmuwan untuk megetahui secara pasti apakah itu benar-benar membantu atau apakah pasien akan lebih pulih tampa itu. Selain itu, seorang ahli farmasi bernama Inovio mengatakan akan membuat vaksin berbasis DNA dan akan diuji klinis bulan depan.

Tidak hanya menciptakan Vaksin,  saat ini orang-orang dari berbagai Negara telah menyumbangkan dana untuk membantu melawan Corona. " hampir 300 juta dolar As telah dialokasikan untuk rencana persiapan Srategis dan penanganan WHO. Kita semua saat ini didorong oleh aksi solidaritas warga Dunia, dan kami meminta seluruh negara untuk melakukan pencegahan dini dan agresif untuk melindungi seluruh masyarakat," Kata Ghebreyesus dalam tayangan yang disiarkan laman Resmi perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagaimana dipantau di Jakarta, selasa.

Dana tersebut sebagian besar merupakan sumbangan dari Negara-Negara anggota PBB. pada jumat pekan lalu (6/3), Azerbaijan,  China, Korea Selatan, dan Arab saudi jadi negara yang ikut menyumbangkan untuk penaganan COVID-19 WHO, terang Ghebreyesus. 

Dunia saat ini benar-benar sedang berperang melawan virus yang mematikan ini, dan sudah banyak menghilangkan nyawa manusia diseluruh Dunia. berbagai usaha telah dilakukan oleh banyak orang, bahkan seorang Dokter harus berkorban kehilangan nyawanya demi untuk kesembuhan orang-orang yang sudah terinfeksi virus Covid-19 ini. Saat ini kita harus benat-benar taat dan patuh terhadap atura-aturan yang telah ditetapkan oleh negara masing-masing. yakinlah peraturan yang telah di tetapkan merupakan usaha untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

(El kausar Nour Khalifa, Mahasiswa Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran)











Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perjalanan Novel Coronavirus (Covid-19)

Terkini

Topik Populer

Iklan