Komunitas Film Trieng Gelar Diskusi Film di SMAN 2 Peusangan

Share:
Crew Komunitas Film Trieng dan Para Siswa SMA N 2 Peusangan, Bireuen, Sabtu (2/2/2019)



WASATHA.COM, Banda Aceh - Komunitas Film Trieng mengadakan program nonton bersama dan berbagi ilmu tentang perfilm-an disetiap sekolah-sekolah yang ada di Aceh. Program ini dilakukan dalam upaya memberikan pengetahuan kepada para siswa tentang bagaimana cara menyampaikan suatu pesan moral melalui film.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komunitas Film Trieng, Mufti Tamren dalam acara “Trieng Saweu Sikula” di SMA N 2 Peusangan, Bireuen, Sabtu (2/2/2019).

Ia juga mengatakan, Karya film ialah seni yang sangat luas, karena selain menyajikan Audio Visual juga banyak pesan yang dapat kita sampaikan dalam gambar bergerak tersebut apa lagi sekarang kita hidup di zaman mellinial ini, tentunya banyak cara untuk kita menyampaikan pesan termasuk salah-satunya melalui karya film.

“Kami mengajak adik-adik untuk berkarya membuat sebuah film dan membentuk suatu komunitas film yang ada disekolah, dan pastinya kami akan berkoordinasi dengan pihak SMA tersebut nantinya,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh puluhan siswa, Pengurus Osis dan para Guru Sekolah tersebut.

Khalil Azmi, Salah Satu Guru yang berhadir pada acara “Trieng Saweu Sikula”, dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini.

“Kami sangat senang dan bangga, Komunitas Trieng berhadir dan memberikan semangat untuk adik-adik yang ada di SMA N 2 Peusangan ini untuk berkarya melalui film, rencananya kita akan segera membuat komunitas film di sekolah ini, tentunnya kami akan berkoordinasi dengan Komunitas Film Trieng nantinya,” ungkapnya.

Dalam program bertema-kan “Trieng Saweu Sikula” tersebut, ada beberapa Film yang diputar, diantaranya : Mengejar Koin, Kereta Api Perintis, serta Asa dan Masa.

Komunitas Film ini di motori oleh sineas-sineas muda kreatif yang penuh inovasi dalam dunia perfilm-an, dan Trieng Film juga merupakan salah satu komunitas mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Ar-Raniry.
           
Komunitas Film yang sudah berdiri sejak 28 Mei 2014 yang lalu tersebut sudah meraih beberapa penghargaan baik daerah maupun nasional.

Seperti halnya film “Mengerjar Koin” yang menang di ajang Festival Film Banten maraih Juara satu kategori Umum, berikutnya Film “Kerudung” yang menang di RIAB FAIR Ke 7 dan meraih Juara 2 dalam lomba Short Movie seluruh Aceh, serta Film “Kereta Api Perintis” yang menang dalam ajang Festival Kawal Harta Negara BPK RI 2018 dan meraih Juara 1 Film Dokumenter.

Program “Trieng Saweu Sikula” akan terus berlangsung selama bulan Februari ini, untuk pemutaran dan diskusi Film di sekolah-sekolah selanjutnya akan diinformasikan melalui akun instagram resmi @komunitas_filmtrieng. []

No comments