Shalat itu Kebutuhan Manusia

Share:
Foto : wasatha.com

DAI Perkotaan yang bernaung dibawah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh setiap malam Ahad melaksnakan Safari Dakwah dari mesjid ke mesjid secara rutin. 

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk shalat jamaah magrib-isya dan ceramah agama untuk memotivasi masyarakat dalam menunaikan shalat berjamaah dan memakmurkan masjid, Ceramah diisi oleh da'i-da'i yang di SK-kan wali Kota Banda Aceh.

Ada yang menarik dalam kegiatan safari dakwah kali ini, yang dilaksanakan di Gampong Lambajat, dimana dai perkotaan menghadirkan penceramah dari Jakarta, Ust. Amin Nuroni seorang aktivis dakwah dan pengasuh pondok tahfiz.

Ust. M. Nur Amin menyampaikan dalam ceramahnya tentang Iisra' Mi'raj yang membangun 5 hal dalam kehidupan muslim yaitu, gerakan memakmurkan masjid, gerakan shalat lima waktu, gerakan shalat berjmaah, gerakan membentuk kepribadian dan gerakan perubahan peradaban.

Nabi Muhammad yang sengaja diundang oleh Allah untuk menjemput kewajiban shalat lima waktu yang awalnya 50 waktu sehari semalam, namun dikurangi oleh Allah 5 waktu yang nilainya sama dengan 50 waktu.

Dalam ceramahnya Ustadz Amin memaparkan perihal shalat sebagai sebuuah kebutuhan.

1. Kebutuhan pribadi sebagai pengampun dosa, Rasulullah SAW, bersabda: bayangkan di depan rumah ada sungai, yang membersihkan rumah, begitu pula shalat 5 waktu menghapus dosa

2. Shalat kebutuhan keluarga, pondasi membangun keluarga bahagia adalah shalat. Ashalatu imadudin: shalat tiang agama. Jika suami istri dan anak-anak shalat, maka keluarga itu akan tentram dan damai

3. Kebutuhan masyarakat, ketenangan dalam masyarakat adalah shalat, jika semua penduduk kampung mengerjakan shalat maka kampung akan makmur dan dibuka keberkahan rezeki. 

Turut hadir pada safda tersebut kepala Dinas Syariat Islam Banda Aceh Mairul Hazami. /Dhi