Iklan

Iklan

Krisis Pengangguran di Aceh, Akademisi dan Praktisi Serukan Perubahan Pola Pikir Anak Muda

5/05/26, 16:53 WIB Last Updated 2026-05-05T09:53:32Z


Banda Aceh — Isu meningkatnya angka pengangguran di Aceh menjadi perhatian dalam konferensi pers yang digelar di Kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (5/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan akademisi, praktisi usaha, dan insan media untuk membahas solusi konkret bagi generasi muda.



Acara tersebut dimoderatori oleh Hasan Basri, M. Nur, Ph.D, dengan menghadirkan narasumber Raja Khatami, SH, seorang pengusaha muda asal Bireuen, serta Zainal Arifin M. Nur, pimpinan redaksi Harian Serambi Indonesia. Turut hadir Jafar Insya Reubee sebagai kontributor media.



Dalam pemaparannya, Raja Khatami menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk memulai usaha tanpa bergantung pada latar belakang ekonomi keluarga. Menurutnya, setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan jika disertai kemauan dan konsistensi.



“Jangan takut memulai, meskipun tidak berasal dari keluarga berada,” ujarnya.



Ia juga menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai “narkoba digital”, yakni kecenderungan generasi muda yang terlalu larut dalam penggunaan teknologi hingga menurunkan produktivitas dan daya pikir. Karena itu, ia mendorong perubahan pola pikir agar lebih fokus pada tindakan nyata.



Selain itu, Raja Khatami turut membagikan tips menghadapi wawancara kerja agar peluang diterima di dunia kerja semakin besar.



Sementara itu, Zainal Arifin M. Nur menekankan pentingnya persiapan sejak dini, khususnya dalam membangun curriculum vitae (CV). Ia menyarankan mahasiswa mulai mengumpulkan pengalaman dan rekam jejak sejak masa perkuliahan.



Moderator Hasan Basri menambahkan bahwa mahasiswa perlu aktif mengikuti berbagai kegiatan untuk memperkaya pengalaman sebagai bekal menghadapi dunia kerja.



“Kemampuan yang dimiliki harus bisa ditunjukkan dan ‘dijual’ kepada perusahaan,” jelasnya.



Melalui kegiatan ini, para narasumber berharap generasi muda Aceh tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang tersedia, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru melalui kreativitas dan keberanian memulai. [Anjanisa Munawara]

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Krisis Pengangguran di Aceh, Akademisi dan Praktisi Serukan Perubahan Pola Pikir Anak Muda

Terkini

Topik Populer

Iklan