Iklan

Iklan

Sumpah! Saya Masih Pemuda

10/28/20, 15:36 WIB Last Updated 2020-10-28T08:36:57Z


Oleh M. Nailurridho | Mahasiswa STAI Al-Fatah Cileungsi, Bogor


28 OKTOBER 1928 merupakan momentum kebangkitan pemuda Indonesia dan memiliki makna yang mendalam untuk bangsa ini, yakni mengenai ikrar bertanah air satu, berbangsa Indonesia dan berbahasa satu Indonesia.


Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kurang lebih 17.501 pulau tetapi bertanah air satu yaitu Indonesia, memiliki 1.340 suku yang berbeda-beda tetapi hanya mengakui satu bangsa yaitu Indonesia, memiliki 718 bahasa tetapi bahasa pemersatu bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.


Sumpah pemuda 28 Oktober 1928 merupakan tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Sumpah Pemuda tercetus dari keputusan Kongres Pemuda II yang diselenggarakan dua hari, yakni pada 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Dua tahun sebelumnya, telah juga dilakukan Kongres Pemuda I mulai tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926 di Batavia.


Sumpah Saya Masih Pemuda!

Arti seorang pemuda haruslah cerdas dalam kecerdasan intelektual maupun spiritualnya dan mampu serta pantas untuk menjadi seorang penerus bangsa. Pemuda haruslah gigih memperjuangkan harkat dan martabat bangsa dan agama. 


Imam Syafi’i mengatakan “Demi Allah hakikat seorang pemuda adalah dengan ilmu dan taqwa bila keduanya tidak ada padanya maka tidak ada harga diri.”


Pemuda harus berperan aktif dalam keikutsertaan membangun bangsa dan agama ini karena peran pemuda adalah prioritas utama dalam membangun bangsa dan agama dalam skala kecil kita.


Sebagai pemuda kita tampakkan, kita tunjukkan image pemuda yang semangat dan gigih. Contohnya kita sebagai pemuda ikut berperan dalam organisasi masyarakat tempat kita tinggal. Ikut gotong-royong kita awali dengan diri kita sendiri. Kita tunjukan dan kita buktikan bahwa kita adalah pemuda.


Karena itu kita yang merasa masih muda kita torehkan prestasi prestasi yang mengharumkan serta mengangkat martabat negara bangsa dan agama. Saya yakin bangsa besar ini lahir dari sejarah anak-anak muda, lahir dari sejarah besar yang berbelit-belit penuh konspirasi dan konfrontasi pentingnya sejarah bangsa untuk negara ini.


Semoga kita bisa menjadi pemuda yang siap memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan keharmonisan ditengah kemajemukan. Kita harus menghindari perilaku dan sikap yang menyimpang seperti terjebak kasus narkoba, tawuran, perkelahian, hedonisme, gerakan fundamentalisme agama, seks bebas, dan berbagai macam perilaku menyimpang lainnya.


Ayo pemuda pemudi Indonesia, kita rawat ingatan kita akan semangat jiwa muda, semangat Sumpah Pemuda dan menjadi inspirasi bagi pemuda lain di bangsa ini. Kita awali dari diri kita sendiri. 


Kita hidup di negara besar jangan sampai kita berpecah-belah oleh isu hegemoni kekuasaan dan rasis. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. 


Masa depan bangsa ini ditentukan oleh para pemuda-pemudinya. Semoga kita dapat selalu menerapkan makna sumpah pemuda dalam keseharian kita. 

Salam Semangat Jiwa Muda!


sumber: bashirahnews.com

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sumpah! Saya Masih Pemuda

Terkini

Topik Populer

Iklan