Iklan

Iklan

Bau Busuk dari Tumpukan Sampah di Kawasan Lamnyong Ganggu Kenyamanan Warga

5/04/26, 15:00 WIB Last Updated 2026-05-04T08:02:17Z

Banda Aceh - Tumpukan sampah di kawasan Lamnyong menimbulkan bau busuk menyengat yang mulai dikeluhkan masyarakat sekitar. Aroma tidak sedap tercium cukup kuat di area tempat pembuangan sementara (TPS) dan mengganggu kenyamanan warga maupun pengendara yang melintas di kawasan itu setiap hari.



Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sampah menumpuk di sekitar kontainer berwarna oranye yang berada di pinggir jalan. Tidak hanya berada di dalam kontainer, sebagian sampah juga tampak berserakan di luar tempat pembuangan. Kardus bekas, plastik, limbah rumah tangga, hingga sisa-sisa sampah lainnya terlihat memenuhi area sekitar TPS sehingga menimbulkan kesan kotor dan tidak terawat.


Bau busuk semakin terasa terutama pada siang hari saat cuaca panas. Aroma menyengat dari sampah yang membusuk menyebar hingga ke sekitar jalan dan membuat masyarakat merasa terganggu ketika melintas di kawasan tersebut. Kondisi itu juga dinilai merusak kenyamanan lingkungan di daerah Lamnyong yang dikenal sebagai salah satu kawasan ramai aktivitas warga dan mahasiswa.


Salah seorang warga yang sering melewati lokasi mengaku bau tidak sedap dari tumpukan sampah sudah terasa dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut semakin parah ketika sampah mulai menumpuk dan tidak segera diangkut.


“Kalau lewat sini harus menutup hidung karena baunya cukup menyengat. Sampahnya juga banyak yang berserakan di luar tempat sampah,” ujarnya.


Keluhan serupa juga disampaikan pengendara lain yang menilai keberadaan sampah yang menumpuk membuat lingkungan terlihat kumuh. Selain menimbulkan bau tidak sedap, kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan masyarakat apabila terus dibiarkan dalam waktu lama.


Tumpukan sampah yang tidak segera dibersihkan berpotensi menjadi tempat berkembangnya lalat dan bakteri. Saat hujan turun, air yang bercampur dengan sampah juga dapat menimbulkan genangan kotor serta memperparah pencemaran lingkungan di sekitar lokasi.


Masyarakat menduga keterlambatan pengangkutan sampah menjadi salah satu penyebab utama penumpukan tersebut. Selain itu, rendahnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan juga dianggap turut memperburuk kondisi. Masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan di sekitar TPS tanpa memperhatikan kapasitas tempat sampah yang sudah penuh.


Kondisi tersebut membuat kawasan sekitar TPS tampak tidak nyaman dipandang. Padahal, Lamnyong merupakan salah satu kawasan yang cukup padat aktivitas, terutama karena banyaknya mahasiswa dan masyarakat yang beraktivitas di daerah tersebut setiap hari.


Warga berharap pihak terkait segera mengambil tindakan untuk membersihkan area sekitar TPS dan melakukan pengangkutan sampah secara rutin agar bau busuk tidak semakin parah. Mereka juga meminta adanya perhatian lebih terhadap pengelolaan sampah di kawasan tersebut agar lingkungan tetap bersih dan sehat.


Selain peran pemerintah dan petugas kebersihan, masyarakat juga diimbau untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Kesadaran bersama dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi penumpukan sampah dan mencegah munculnya bau tidak sedap di kawasan Lamnyong. [Ulva Khairun Nisa]



 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bau Busuk dari Tumpukan Sampah di Kawasan Lamnyong Ganggu Kenyamanan Warga

Terkini

Topik Populer

Iklan