Sebelum Tsunami Menerjang, Jumlah Kaum LGBT Di Kota Palu Meningkat Tajam

Share:
Dok.Foto:Antara

WASATHA.COM, PALU –
 Sebelum gempa dan tsunami menerjang Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Donggala yang menewaskan 832 jiwa lebih pada tanggal 28 September 2018.
Beredar video dari media lokal Palu, PALU TV yang memberitakan adanya mahasiswi menggelar konferensi pers terkait komunitas LGBT di Kota Palu.
Dalam konferensi pers tersebut sejumlah mahasiswi gerakan anti-LGBT memaparkan, berdasarkan penelusuran mereka perilaku lesbian, gay dan transgender di Kota Palu telah telah meningkat tajam.
Bahkan para pelaku LGBT sudah tidak malu lagi memperlihatkan perilakunya di tempat umum bahkan mulai merekrut orang lain untuk bergabung bersama mereka dalam komunitas LGBT di Kota Palu.

Sementara itu, gerakan anti-LGBT mengatakan salah satu grup LGBT yang banyak pengikutnya di media sosial ialah grup @gaykotapalu yang kini beranggotakan 1.553 orang anggota.
Nulfa aktivis anti-LGBT mengatakan bahwa, LGBT merupakan perilaku yang menyimpang dan dilaknat oleh ALLAH SWT.
Menurut Nulfa, hal ini bisa terjadi di Kota Palu karena didasari oleh paham sekuler.

No comments