Ads Header

Breaking News

Mahasiswa Konseling Ar-Raniry Praktik di RSU Meuraxa Dan Rutan Lhoknga


WASATHA.COM - Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Senin (15/1/2018) melepas sebanyak 72 mahasiswa peserta praktik lapangan di Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh dan 75 mahasiswa di Rutan Lhoknga, Aceh Besar.

Peserta praktikum para calon konselor di RSU Meuraxa, Banda Aceh akan didampingi para staf dari Unit Pelayanan Islami yang telah ada di Rumah Sakit tersebut.

Wakil Dekan I Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr. Juhari Hasan M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Rumah Sakit yang telah memberi kesempatan mahasiswa BKI melakukan praktik di Rumah Sakit milik Pemko Banda Aceh itu.

"Para calon konselor muda ini ibarat pedang yang masih tumpul dan memohon pada pihak Rumah sakit untuk menempanya menjadi pedang yang tajam sehingga dapat bermanfaat di kemudian hari," katanya.


Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Pelayanan Rumah Sakit Meuraxa, Ibu dr. Emi Ralda, M.Kes. menyampaiakan terima kasih atas kepercayaan Prodi BKI  yang mengirimkan mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam untuk mengasah keterampilannya di Rumah Sakit Meuraxa.

"Kegiatan ini sangat sejalan dengan visi dan misi rumah sakit Meuraxa yaitu memberikan layanan prima yang Islami" katanya.

Dosen penanggungjawab praktik lapangan mahasiswa Jarnawi, S.Ag.M.Pd menerangkan, mahasiswa BKI akan menjalani masa praktik selama 16 hari dari pukul 7.30 hingga 16.30 WIB.

"'Mahasiswa  akan membantu Unit Layanan Islami dengan melakukan visitasi ruang terhadap pasien atau keluarga pasien rawat inap, memberikan tausiah motivasi lewat audio dan mengoptimalkan aktivitas mushalla Rumah Sakit," katanya.

Pada kesempatan lain, di hari yang sama Prodi BKI juga melakukan serah terima mahasiswa praktikan di Rutan Cabang Lhoknga Aceh Besar.
Di Rutan Lhoknga, peserta praktikum diterima oleh perwakilan Rutan, Bahriza, SE.


Bahriza berharap mahasiswa konseling dapat berbaur dengan warga binaan dengan tidak merendahkan para napi yang sedang menjalani masa tahanan.