Salahkah Jika Jatuh Cinta?

Foto Ilustrasi

 
BERBICARA tentang cinta tidak pernah terlepas dari hati dan perasaan, semua orang pernah merasakan jatuh cinta. Cinta adalah sebuah perasaan yang fitrah yang di hadirkan dalam setiap diri manusia oleh Allah sang Pencipta.

Apakah jatuh cinta itu di larang dan bagaimana cara kita menyikapi diri dari perasaan jatuh cinta? Jatuh cinta tidak di larang dalam islam, jatuh cinta adalah sebuah perasaan yang wajar, bahkan di tegasakan oleh Allah dalam Al-Quran:

Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imran: 14).


Berikut langkah-langkah yang harus kita lakukan ketika jatuh cinta:

Pertama, beritahukan kepada Allah SWT. Karena perihal jatuh cinta ini adalah menyangkut masa depan yang akan kita jalani, oleh karena itu minta kepada Allah SWT. Karena Allah yang paling tau apa yang terbaik untuk hambanya.

Para ulama mengatakan “Barang siapa diantara kita punya masalah segera hubungi Allah sebelum menghubungi manusia”.

Allah berfirman, “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci, boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Kedua, Kontrol perasaan. Ketika kita jatuh cinta maka kita harus bisa mengontrol perasaan tersebut, dalam islam kita harus pandai mengontrol perasaan yang fitrah itu agar tetap suci, dengan cara kita harus lebih mencintai Allah dan Rasulnya. Ini adalah kunci sukses dalam sebuah hubungan.


“Katakan kepada mereka wahai Muhammad jika orang tua mereka, dan jika anak-anak mereka dan jika saudara- saudara mereka dan jika pasangan-pasangan mereka dan keluarga besar mereka, dan harta yang selama ini mereka kumpulkan dan bisnis yang selama ini mereka kwatirka, dan jika rumah yang lebih mereka cintai dari Allah dan Rasulnya dan berjihad di jalannya, maka tunggulah sampai datang azab-Nya kepada mereka.” (QS. At-taubah: 24)

Maka barang siapa yang mencintai sesuatu melebihi cinta kepada Allah maka Allah tidak ridhao kepada orang tersebut.

Ketiga, gunakan aturan Allah SWT. Kita harus menuruti aturan-aturan dari Allah, dengan tidak melakukan maksiat-maksiat karena itu melenceng dari aturan Allah. Maka ketika kita jatuh cinta katakan tidak untuk pacaran, karena pacaran bukan lah solusinya, ketika kita belum mampu untuk menikah maka kita dianjurkan untuk berpuasa, namun ketika sudah mampu maka di anjurkan untuk menikah, bukan pacaran karena pacaran adalah sesuatu yang di larang oleh Allah.

Baca: Tips Menjadi Wanita Sholeha Idaman Suami

“Janganlah kalian mendekati zina karaena sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan jalan yang buruk.” (Al-isra: 32)

Inilah beberapa hal yang dapat kita lakukan ketika jatuh cinta, maka barang siapa yang sedang jatuh cinta semoga tidak melebihi cintanya kepada Allah dan Rasulnya. [Eka Yuliastika]


Salahkah Jika Jatuh Cinta? Salahkah Jika Jatuh Cinta? Reviewed by Teuku Emy Kurniawan on November 21, 2017 Rating: 5
Powered by Blogger.