Aksi Boikot Efektif Tekan Israel

Share:

WASATHA.COM - Utusan Hak Asasi Manusia PBB untuk Palestina Michael Lynk menegaskan penjajahan Israel terhadap Palesitna sudah berlangsung selama 50 tahun dan tiap harinya “pelanggaran HAM sistematis” terus bertambah.
Antara Israel dan Palestina yang terjajah “terdapat perbedaan kekuatan arismetris yang besar”, ungkap dia dalam konferensi pers di kantor pusat PBB, seperti diberitakan Anadolu Agency.
Lynk mengusulkan memboikot produk Israel adalah sanksi efektif agar negara tersebut mau mengubah kebijakannya.
“Masyarakat internasional seharusnya tidak membeli produk Israel yang diproduksi di tanah jajahan Israel, Palestina. Secara hukum perusahaan-perusahaan itu seharusnya tidak berada di sana,” ujar dia.
Menurut Lynk, Israel sangat bergantung pada Amerika Serikat, Uni Eropa (UE) dan perdagangan internasional.
Dia mengatakan dunia akan melihat perubahan sikap penduduk dan pemerintah Israel saat Uni Eropa memutuskan perjanjian perdagangan dan menghentikan kerjasama militer.
“Ini yang seharusnya kita lakukan,” ujar dia.
“Perjalanan seribu kilometer dimulai dengan satu langkah, dan ini bisa menjadi langkah yang bisa kita lakukan di awal,” kata dia.