Sabang Akan Ternodai Jika Transportasi Laut Tidak Dibenahi

Foto : Nova Maulida
BERBICARA tentang titik nol Indonesia, Siapa yang tidak kenal Sabang, sebuah Kota di Ujung sumatera yang terkenal dengan keindahan pantainya, siapa saja yang sudah pernah berkunjung ini dipastikan akan merasakan sensasi luar biasa dengan pesona Alam bawah lautnya.

Keindahan bawah laut yang menjanjikan itu, Banyak ditemui terumbu karang, Ikan dengan berbagai jenis, keindahan Alamnya yang Asri dengan Hutan Alami yang Menyejukkan memanjakan setiap pengunjung yang datang. Suasana Seperti itulah  yang menggoda siapa saja singgah dan mencicipi keindahan pantai Sabang.

Jumlah kunjungan Wisata ke Kota Sabang Tiap Tahun terus Meningkat, Khususnya pada hari Libur dan hari-hari besar keagamaan, namun Jumlah Kunjungan Wisata itu kurang mendapat respon dari  pemerintah khususnya Bidang Parawisata.

Masyarakat tidak tau atau malah tidak perlu tau bagaimana pengelolaan Anggaran terkait pengembangan perawisata, yang mereka permasalahkan tranportasi kesabang sering bermasalah bukan karena faktor cuaca, satu-satunya kapal yang layak untuk melayani Rute Sabang-Banda Aceh hanya KMP BRR, itupun juga belum mampu menampung lonjakan pada hari libur.

Tronportasi laut seharusnya menjadi perioritas Pemerintah Aceh dan Pemkot Sabang, Karena Sabang merupakan penyumbang Devisa Terbesar untuk Aceh, Selama ini mereka yang berkunjung ke Sabang sering mengeluh tertinggal kapal atau mobilnya sudah berhari tidak terangkut kapal.

Masyarakat mendukung segala bentuk promosi wisita karena berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat khususnya kota Sabang, yang menjadi cacatan penting jika Tranportasi laut tidak dibenahi, tidak ada gunanya promosi dilakukan karena hal itu sebagai bentuk pemborosan anggaran.

Kita berharap tidak ada lagi mendengar berita bahwa kapal rusak ditengah laut, banyak mobil berhari hari tertahan di pelabuhan karena tidak terangkut kapal, bahkan ada penumpang yang terlibat  baku hamtam dengan petugas loket karena tidak mendapat tiket.

Jika BPKS dan Pihak terkait Cepat tanggap terhadap keluhan Masyarakat khususnya Kota Sabang, kejadian tersebut tidak pernah terjadi, seharusnya BPKS tidak hanya berpikir pengembangan parawisata Sabang dengan berbagai even nasional dan internasional, Jika Tranportasi Laut Sabang-Banda Aceh tidak mampu dipenuhi.

BPKS sudah berpikir lebih Jauh Bagaimana mendatangkan Kapal Roro lebih Besar, atau lebih bagusnya yang tidak berpengaruh dengan Kondisi cuaca, jika tidak distinasi dunia yang disematkan untuk kota sabang akan ternoda.
Sabang Akan Ternodai Jika Transportasi Laut Tidak Dibenahi Sabang Akan Ternodai Jika Transportasi Laut Tidak Dibenahi Reviewed by Dhiya Urahman on July 03, 2017 Rating: 5
Powered by Blogger.